Terkini

Peran Penting Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan

 

Foto: Danny Alighieri (pinterest.com/)

APA ITU PENDIDIKAN KARAKTER? DAN MENGAPA BERPERAN PENTING DALAM DUNIA PENDIDIKAN?

Pendidikan adalah proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi individu, baik secara intelektual, sosial, maupun emosional. Pendidikan mempunyai peran penting dalam membentuk  pola pikir yang lebih maju, berkarakter, dan meningkatkan kesadaran bagi manusia untuk menghadapi tantangan di masa depan.Fungsi pendidikan karakter sendiri salah satunya adalah meningkatkan kualitas diri setiap individu menjadi manusia yang kuat, memiliki nilai-nilai moral yang baik, mempunyai etika yang baik dalam bersikap maupun bertutur kata, serta mempunyai jiwa sosial yang tinggi seperti toleransi dan solidaritas yang kuat. Namun, salah satu tantangan bagi dunia pendidikan adalah lunturnya pendidikan karakter di lingkungan sekolah, memang benar pendidikan karakter seharusnya dibina mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, maupun lingkungan sekolah agar menjadi kebiasaan yang baik. Namun, seiring berkembangnya dunia teknologi justru menjadi alasan lunturnya pendidikan karakter terutama di lingkungan sekolah yang menyebabkan para pelajar di INDONESIA menjadi krisis kesopanan.

APA MANFAAT PENDIDIKAN KARAKTER BAGI KEHIDUPAN YANG BERKELANJUTAN?

Pendidikan karakter memiliki manfaat antara lain :

-Membentuk kebiasaan yang baik.

-Meningkatkan integrasi diri.

-Menjadikan setiap individu mempunyai kesopanan, etika dan nilai-nilai moral yang baik

-Menjadikan setiap individu memiliki rasa empati pada orang lain, sehingga tidak melakukan hal-hal yang semena-mena.

-Menjadikan setiap individu memiliki rasa tanggung jawab yang cenderung lebih memikirkan risiko sebelum bertindak.

DAMPAK KURANGNYA PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SETIAP INDIVIDU

Dampak kurangnya pendidikan karakter bagi setiap individu dapat menyebabkan beberapa dampak berikut .

1. Berkurangnya rasa empati dan tidak dapat memahami dan menghargai perasaan orang lain.

2. Berperilaku negatif.Individu mungkin lebih cenderung melakukan perilaku negatif, seperti kekerasan, penipuan, atau kebohongan.

3. Kurangnya tanggung jawab.Tidak akan merasa bertanggung jawab atas tindakan mereka sendiri.

4. Menyebabkan ketergantungan.Lebih cenderung  bergantung pada orang lain atau zat tertentu.

5. Kurangnya kepercayaan diri.Selalu merasa tidak percaya diri dan tidak mampu dalam mengambil keputusan.

6. Kesulitan dalam hubungan.Mengalami kesulitan dalam membangun dan memelihara hubungan yang sehat dengan orang  lain.

7. Kurangnya kesadaran moral.Tidak memiliki kesadaran moral yang kuat dan tidak dapat membedakan antara yang benar dan yang salah.

8. Tidak mempunyai efek jera.Setiap individu yang kekurangan pendidikan karakter cenderung tidak pernah memikirkan risiko dari perbuatannya.Hal ini dikarenakan mereka sudah menjadi kebiasaan mereka yang membuat mereka ingin terus melakukan hal yang serupa meskipun mereka tau dampak yang akan mereka terima.

TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN KARAKTER  DI ERA GLOBALISASI

Tantangan pendidikan karakter di era globalisasi salah satunya adalah bullying dan kesenjangan yang marak terjadi karena kurangnya pendidikan karakter baik di lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah.

APA ITU BULLYING DAN PENGARUHNYA BAGI DUNIA PENDIDIKAN?

Bullying adalah tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja oleh individu maupun sekelompok orang terhadap orang lain yang lebih lemah atau tidak mampu membela diri yang dapat menimbulkan kesenjangan.Saya sendiri sebagai korban saat ini bersekolah di sebuah SMK , turut merasakan apa yang para individu rasakan yang juga menjadi korban di luar sana, hal ini dikarenakan sekolah yang seharusnya menjadi tempat untuk mencari ilmu kini menjadi tempat yang paling ditakuti oleh sejumlah anak di luar sana.

Bullying terbagi menjadi 4 macam meliputi,

  1. Secara fisik meliputi, kekerasan fisik, seperti memukul, mendorong, dan menendang.           
  2. Secara verbalmeliputi, menghina, mengolok-olok, dan mengancam.
  3. Secara psikologis meliputi, mengisolasi, menjauhi, maupun memanipulasi.
  4. Secara siber atau mengganggu melalui media meliputi, mengirimkan pesan yang tidak pantas, menghujat, maupun meneror melalui media sosial atau jejaring internet.

BERIKUT DAMPAK BULLYING BAGI KORBAN DAN DUNIA PENDIDIKAN

  1. Menurunkan prestasi akademik.Korban akan mengalami kesulitan konsentrasi yang disebabkan oleh tekanan internal maupun eksternal.
  2. Meningkatkan risiko putus sekolah.Korban mungkin merasa tidak nyaman di sekolah dan memilih untuk putus sekolah.
  3. Menurunkan reputasi sekolah.Jumlah siswa relatif turun, karena banyaknya siswa yang keluar,  sekolah terancam ditutup oleh pemerintah, para guru banyak kehilangan pekerjaan.
  4. Mempengaruhi kesehatan mental dapat menyebabkan korban mengalami trauma, stres,depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya seperti gangguan jiwa.
  5. Menimbulkan kesenjangan.Menimbulkan kesenjangan antarindividu karena merasa takut dan trauma sehingga saling menjaga jarak

Cara menanggulangi 

  1. Tidak memihak para pelaku, karena bagi sebagian guru ada yang memihak pada pelaku daripada korban.
  2. Bertindak tegas dan memberi sanksi kepada pelaku.
  3. Tingkatkan pendidikan karakter baik di lingkungan keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekolah.

 

KESIMPULAN

Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam mencegah dan mengatasi perilaku bullying di sekolah, karena dengan membangun karakter yang baik, siswa dapat mengembangkan rasa empati, toleransi, dan kesadaran akan pentingnya menghormati orang lain. Pendidikan karakter juga dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang dibutuhkan untuk berinteraksi dengan orang lain secara positif.

Dengan demikian, pendidikan karakter adalah pendidikan dasar yang sangat penting dalam mencetak generasi yang lebih baik dan lebih peduli kedepannya, karena adab lebih tinggi daripada ilmu begitu pula manusia tidak akan bisa beradab tanpa didasari oleh adanya ilmu. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya bersama untuk meningkatkan pendidikan karakter di lingkungan  sekolah sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, harmonis, dan mendukung bagi semua siswa untuk  belajar dan berkembang.

Author: Latif Sonya Makbila

0 Comments


Type and hit Enter to search

Close