APA ITU PENDIDIKAN KARAKTER? DAN MENGAPA BERPERAN PENTING DALAM DUNIA PENDIDIKAN?
Pendidikan adalah proses pembelajaran yang bertujuan untuk
mengembangkan potensi individu, baik secara intelektual, sosial, maupun
emosional. Pendidikan mempunyai peran penting dalam membentuk pola pikir yang lebih maju, berkarakter, dan
meningkatkan kesadaran bagi manusia untuk menghadapi tantangan di masa
depan.Fungsi pendidikan karakter sendiri salah satunya adalah meningkatkan
kualitas diri setiap individu menjadi manusia yang kuat, memiliki nilai-nilai
moral yang baik, mempunyai etika yang baik dalam bersikap maupun bertutur kata,
serta mempunyai jiwa sosial yang tinggi seperti toleransi dan solidaritas yang
kuat. Namun, salah satu tantangan bagi dunia pendidikan adalah lunturnya
pendidikan karakter di lingkungan sekolah, memang benar pendidikan karakter
seharusnya dibina mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, maupun
lingkungan sekolah agar menjadi kebiasaan yang baik. Namun, seiring
berkembangnya dunia teknologi justru menjadi alasan lunturnya pendidikan
karakter terutama di lingkungan sekolah yang menyebabkan para pelajar di
INDONESIA menjadi krisis kesopanan.
APA MANFAAT PENDIDIKAN KARAKTER BAGI KEHIDUPAN YANG BERKELANJUTAN?
Pendidikan karakter memiliki manfaat antara lain :
-Membentuk kebiasaan yang baik.
-Meningkatkan integrasi diri.
-Menjadikan
setiap individu mempunyai kesopanan, etika dan nilai-nilai moral yang baik
-Menjadikan
setiap individu memiliki rasa empati pada orang lain, sehingga tidak melakukan
hal-hal yang semena-mena.
-Menjadikan
setiap individu memiliki rasa tanggung jawab yang cenderung lebih memikirkan
risiko sebelum bertindak.
DAMPAK
KURANGNYA PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SETIAP INDIVIDU
Dampak kurangnya
pendidikan karakter bagi setiap individu dapat menyebabkan beberapa dampak
berikut .
1. Berkurangnya
rasa empati dan tidak dapat memahami dan menghargai perasaan orang lain.
2. Berperilaku
negatif.Individu mungkin lebih cenderung melakukan perilaku negatif, seperti
kekerasan, penipuan, atau kebohongan.
3. Kurangnya
tanggung jawab.Tidak akan merasa bertanggung jawab atas tindakan mereka
sendiri.
4. Menyebabkan
ketergantungan.Lebih cenderung
bergantung pada orang lain atau zat tertentu.
5. Kurangnya
kepercayaan diri.Selalu merasa tidak percaya diri dan tidak mampu dalam
mengambil keputusan.
6. Kesulitan
dalam hubungan.Mengalami kesulitan dalam membangun dan memelihara hubungan yang
sehat dengan orang lain.
7. Kurangnya
kesadaran moral.Tidak memiliki kesadaran moral yang kuat dan tidak dapat
membedakan antara yang benar dan yang salah.
8. Tidak
mempunyai efek jera.Setiap individu yang kekurangan pendidikan karakter
cenderung tidak pernah memikirkan risiko dari perbuatannya.Hal ini dikarenakan
mereka sudah menjadi kebiasaan mereka yang membuat mereka ingin terus melakukan
hal yang serupa meskipun mereka tau dampak yang akan mereka terima.
TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA GLOBALISASI
Tantangan
pendidikan karakter di era globalisasi salah satunya adalah bullying dan
kesenjangan yang marak terjadi karena kurangnya pendidikan karakter baik di
lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah.
APA ITU
BULLYING DAN PENGARUHNYA BAGI DUNIA PENDIDIKAN?
Bullying adalah
tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja oleh individu maupun sekelompok
orang terhadap orang lain yang lebih lemah atau tidak mampu membela diri yang
dapat menimbulkan kesenjangan.Saya sendiri sebagai korban saat ini bersekolah
di sebuah SMK , turut merasakan apa yang para individu rasakan yang juga
menjadi korban di luar sana, hal ini dikarenakan sekolah yang seharusnya
menjadi tempat untuk mencari ilmu kini menjadi tempat yang paling ditakuti oleh
sejumlah anak di luar sana.
Bullying terbagi menjadi 4 macam meliputi,
- Secara fisik meliputi, kekerasan fisik, seperti memukul, mendorong, dan menendang.
- Secara verbalmeliputi, menghina, mengolok-olok, dan mengancam.
- Secara psikologis meliputi, mengisolasi, menjauhi, maupun memanipulasi.
- Secara siber atau mengganggu melalui media meliputi, mengirimkan pesan yang tidak pantas, menghujat, maupun meneror melalui media sosial atau jejaring internet.
BERIKUT DAMPAK
BULLYING BAGI KORBAN DAN DUNIA PENDIDIKAN
- Menurunkan prestasi akademik.Korban akan mengalami kesulitan konsentrasi yang disebabkan oleh tekanan internal maupun eksternal.
- Meningkatkan risiko putus sekolah.Korban mungkin merasa tidak nyaman di sekolah dan memilih untuk putus sekolah.
- Menurunkan reputasi sekolah.Jumlah siswa relatif turun, karena banyaknya siswa yang keluar, sekolah terancam ditutup oleh pemerintah, para guru banyak kehilangan pekerjaan.
- Mempengaruhi kesehatan mental dapat menyebabkan korban mengalami trauma, stres,depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya seperti gangguan jiwa.
- Menimbulkan kesenjangan.Menimbulkan kesenjangan antarindividu karena merasa takut dan trauma sehingga saling menjaga jarak
Cara menanggulangi
- Tidak memihak para pelaku, karena bagi sebagian guru ada yang memihak pada pelaku daripada korban.
- Bertindak tegas dan memberi sanksi kepada pelaku.
- Tingkatkan pendidikan karakter baik di lingkungan keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekolah.
KESIMPULAN
Pendidikan
karakter memiliki peran penting dalam mencegah dan mengatasi perilaku bullying
di sekolah, karena dengan membangun karakter yang baik, siswa dapat
mengembangkan rasa empati, toleransi, dan kesadaran akan pentingnya menghormati
orang lain. Pendidikan karakter juga dapat membantu siswa mengembangkan
keterampilan sosial dan emosional yang dibutuhkan untuk berinteraksi dengan
orang lain secara positif.
Dengan demikian,
pendidikan karakter adalah pendidikan dasar yang sangat penting dalam mencetak
generasi yang lebih baik dan lebih peduli kedepannya, karena adab lebih tinggi
daripada ilmu begitu pula manusia tidak akan bisa beradab tanpa didasari oleh adanya
ilmu. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya bersama untuk meningkatkan
pendidikan karakter di lingkungan
sekolah sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman,
harmonis, dan mendukung bagi semua siswa untuk
belajar dan berkembang.

0 Comments