HYBE, agensi hiburan di balik kesuksesan global BTS, TXT, dan SEVENTEEN, telah lama mengembangkan pendekatan manajemen dan pelatihan penyanyi sebagai “metodologi K‑Pop” — mulai dari audisi hingga debut, digabungkan dengan sistem fandom kuat via platform seperti Weverse. Setelah sukses di Korea, Jepang, dan Amerika Utara (melalui girl group KATSEYE), HYBE kini memperluas sayap ke pasar Latin melalui unit baru, HYBE Latin America. Baru-baru ini, HYBE mengumumkan peluncuran SANTOS BRAVOS — proyek boy group Latin pertama yang sepenuhnya dirancang dengan metode K‑Pop. Tujuannya bukan hanya menciptakan grup baru, tetapi membentuk identitas artis Latin global melalui transformasi artistik dan personal.
Pengumuman resmi pada 9 Juli 2025, HYBE Latin America mengumumkan dimulainya SANTOS BRAVOS, proyek yang akan memilih 5 anggota dari 16 finalis melalui reality show bertema survival, bergaya mirip program K‑Pop.
Peserta Terdiri dari 16 talenta muda (usia 15–25) dari berbagai negara seperti Meksiko, Argentina, Brazil, Kolombia, Peru, Spanyol, Venezuela, dan AS. Dari 300 pelamar awal, HYBE menyeleksi 16 finalis masuk boot camp intensif di Mexico City. Tahap akhir pada akhir program, 5 akan debut sebagai SANTOS BRAVOS.
Boot Camp & Pelatihan ini akan dimulai dari bulan Agustus, para trainee menjalani boot camp kreatif selama 6 bulan yang melatih kemampuan vokal, koreografi, penghayatan emosi, dan performa panggung. Semua proses direkam untuk konten panjang dan interaktif digital.
Berikut adalah Tim Manajemen & Kreatif di balik layar SANTOS BRAVOS :
- Kenny Ortega (High School Musical, Super Bowl choreographer) — Creative Director & Executive Producer
- Johnny Goldstein (Shakira, Daddy Yankee) — Music Producer
- RAab Stevenson (Justin Timberlake, SZA, Rihanna) — Pelatih vokal utama
- Charm La’Donna — Koreografer (Beyoncé, Kendrick Lamar)
- Jaime Escallón & Lucas Jaramillo — Showrunners dan format creator
SANTOS BRAVOS akan mendapatkan dukungan dari studio spesial dan “brick building” di Parque Bicentenario, Mexico City — lokasi boot camp dan pusat pengalaman interaktif penggemar. Mulai 17 Juli hingga 31 Oktober, publik dapat mengunjungi instalasi interaktif yang terhubung dengan Weverse dan kanal sosial resmi, memungkinkan fans melihat progress trainee, konser mini, dan activations behind-the-scenes.
Untuk Konten program mereka akan disebarkan lewat :
- Platform digital interaktif (Weverse, situs resmi SANTOS BRAVOS).
- Episode panjang yang merekam kehidupan trainee, tantangan, dan proses eliminasi.
- Upaya sistematis untuk membangun fandom awal, mendorong interaksi langsung dan keikutsertaan fans dalam perjalanan artis baru.
Bang Si‑Hyuk (pendiri HYBE) menyatakan, “SANTOS BRAVOS adalah tentang autentisitas, emosi, dan koneksi.” HYBE ingin lebih dari sekadar membentuk grup musik—tetapi membantu transformasi mendalam para artis muda Latin dalam aspek artistik dan personal, membawanya ke kancah global.
CEO HYBE Latin America, Jounghyun JH Kah (atau Kang Jong‑hyun), menegaskan bahwa ini adalah langkah strategis untuk membawa “metode K‑Pop ke dunia Latin,” menggabungkan sistem pelatihan terstruktur, storytelling artis, dan engagement komunitas untuk membangun artis yang memiliki identitas kultural yang kuat sekaligus memiliki potensi global.
Ekspansi ini datang di saat tren musik Latin tengah melejit di tahun 2024, pendapatan streaming di wilayah ini naik 22,5% YoY, melebihi rata-rata global 4,8% menurut IFPI. Dengan pasar yang sangat terlibat, HYBE melihat peluang untuk menggabungkan kekuatan fandom K‑Pop dengan kekayaan budaya Latin.
HYBE tidak sendirian—beberapa perusahaan hiburan global juga mulai masuk ke ranah musik Latin. Namun pendekatan HYBE melalui metode K‑Pop dan fandom Weverse memberikan sentuhan berbeda dan patut diantisipasi.
Tantangan yang akan dihadapi seperti adaptasi budaya, ekspektasi pasar Latin (yang lebih menghargai urban/reggaeton dibanding idol pop ala Korea), dan reaksi fans lokal yang skeptis terhadap sistem “manufactured idols”.
Peluang yang akan didapatkan yaitu potensi menciptakan boy group Latin pertama yang benar-benar global, format survival show yang memperkenalkan karakter tiap anggota, serta fandom awal yg dibangun sebelum debut melalui interaksi langsung dan digital.
SANTOS BRAVOS bukan sekadar boy group Latin baru — ia adalah pionir dalam model hiburan global berikutnya melalui transmedia storytelling dengan pendekatan K‑Pop, yang menggabungkan pelatihan intensif, fan engagement digital, dan narasi personal artis.
Diluncurkan sebagai proyek ambisius HYBE Latin America, proyek ini menandai langkah besar di mana musik, budaya, dan hiburan menyatu dalam cara baru. Apakah SANTOS BRAVOS menjadi katalis kebangkitan “Latin‑Pop Idol era” seperti CNCO atau Menudo? Semua indikator awal tampak positif, tapi hasil akhirnya akan ditentukan oleh koneksi emosional dengan penonton dan adaptasi otentik budaya lokal.
Author: Aysha

0 Comments