Morowali — Suhu dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) V Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Morowali kian memanas setelah Bupati Morowali, Iksan B. Abdul Rauf, secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Calon Ketua KKSS Morowali.
Langkah ini menjadi penegasan bahwa dirinya benar-benar siap bertarung dalam kontestasi kepemimpinan organisasi paguyuban terbesar warga Sulawesi Selatan di Morowali tersebut.
Kehadiran Bupati Iksan di Sekretariat Panitia Musda V KKSS disambut langsung oleh jajaran panitia dan sejumlah tokoh KKSS. Ia tidak datang sendiri — sejumlah Ketua BPC, perwakilan Pilar, Banom, serta para elit KKSS Morowali turut hadir memberikan dukungan nyata, menciptakan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.
“Saya datang bukan hanya untuk sekadar mencalonkan diri, tapi untuk membawa wadah organisasi untuk menyatukan satu piring. Mungkin saya tidak terlalu berjiwa Bugis sehingga saya bisa menyamakan persepsi ini,” ujar Bupati Iksan usai menyerahkan formulir pendaftaran.
Dukungan terhadap Bupati Morowali ini datang dari berbagai Elit KKSS. Sejumlah BPC dan Pilar KKSS menilai bahwa kehadiran figur Bupati di kursi kepemimpinan KKSS bisa memperkuat sinergi antara organisasi sosial dan pemerintah daerah, selama semangat kebersamaan tetap dijaga.
“Kami melihat Pak Iksan bukan hanya sebagai Bupati, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar KKSS. Beliau punya darah Bugis dan punya komitmen besar membesarkan organisasi ini,” ujar salah satu elit yang mengantar.
Namun di balik dukungan besar itu, dinamika dan perdebatan tetap terjadi di kalangan warga KKSS. Sebagian menilai bahwa kemajuan KKSS tidak semestinya hanya bergantung pada jabatan atau posisi politik, melainkan pada niat tulus dan kemampuan membangun organisasi.
Meski demikian, kehadiran Bupati Morowali dalam gelanggang Musda V KKSS memberi warna tersendiri. Ini menandai betapa besar KKSS dan pengaruh organisasi ini di tengah masyarakat Morowali.
Dengan dukungan Elit dan Beberapa Tokoh KKSS, langkah Iksan B. Abdul Rauf maju sebagai calon Ketua KKSS Morowali bukan hanya sekadar pencalonan, tetapi juga simbol keterpaduan antara kepemimpinan daerah dan kekeluargaan warga Sulawesi Selatan di perantauan, namun bukan sedikit juga yang mempermasalahkan.
Kini, semua mata tertuju pada Musda V KKSS Morowali — sebuah momentum besar yang bukan hanya memilih pemimpin, tetapi juga menguji seberapa kuat nilai “Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge” dijaga di Bumi Tepeasa Moroso.

0 Comments