Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kabupaten Morowali menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terpilihnya Ir. Gufron Ahmad, ST., MT., IPM sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Sulawesi Tengah dalam Musyawarah Provinsi (MUSPROV) KADIN Sulawesi Tengah.
Terpilihnya Ir. Gufron Ahmad dinilai sebagai momentum penting bagi penguatan organisasi KADIN di Sulawesi Tengah, khususnya dalam membangun sinergi dunia usaha, memperluas kolaborasi investasi, serta meningkatkan koordinasi antara KADIN provinsi dan KADIN kabupaten/kota.
Ketua KADIN Morowali, H. Tasrun A.Md Pely, menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa KADIN Sulawesi Tengah menjadi organisasi yang semakin solid, progresif, dan adaptif terhadap tantangan dunia usaha di era industri dan investasi yang terus berkembang.
“Kami mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak Ir. Gufron Ahmad sebagai Ketua Umum KADIN Sulawesi Tengah. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan mampu membawa KADIN menjadi mitra strategis pemerintah serta penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia juga berharap di bawah kepemimpinan yang baru, koordinasi dan komunikasi antara KADIN provinsi dengan seluruh KADIN kabupaten/kota dapat semakin diperkuat sehingga berbagai program organisasi dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi para pelaku usaha.
Selain itu, KADIN Morowali menilai MUSPROV KADIN Sulawesi Tengah telah menjadi ruang demokrasi organisasi yang berjalan dengan baik dan penuh semangat kebersamaan. Oleh karena itu, seluruh elemen KADIN diharapkan dapat kembali bersatu pasca-pemilihan demi menjaga soliditas organisasi dan mendukung agenda pembangunan ekonomi daerah.
“Kini saatnya seluruh keluarga besar KADIN Sulawesi Tengah bersatu, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama membangun iklim usaha yang sehat, inklusif, dan berdaya saing,” tambahnya.
Sebagai salah satu daerah industri strategis di Indonesia, Kabupaten Morowali juga menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan KADIN Sulawesi Tengah dalam mendorong pertumbuhan investasi, pengembangan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, hingga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

0 Comments