MOROWALI, Kamis (15/10/2026) — Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Morowali, Ahmad Dizza Yuzran, bersama pimpinan sejumlah organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan melakukan kunjungan ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Kabupaten Morowali, Kamis (15/10/2026).
Rombongan tersebut terdiri atas pimpinan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Morowali , pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Morowali, serta pimpinan Petani Muda Morowali. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi kelembagaan, serta memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan bersilaturahmi dengan Kepala Badan KESBANGPOL Kabupaten Morowali, Ir. Rizal Badudin. Pertemuan ini diharapkan menjadi ruang komunikasi dan koordinasi untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen organisasi yang berperan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua DPD II KNPI Morowali, Ahmad Dizza Yuzran, membawa semangat kolaborasi lintas organisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi pemuda terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran kolektif, menjaga persatuan, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Morowali.
Sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan, KNPI Morowali diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi dan kolaborasi antarpemuda, sekaligus mitra konstruktif pemerintah dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menyampaikan aspirasi secara positif.
Kehadiran unsur HMI, GP Ansor, dan Petani Muda Morowali dalam kunjungan tersebut juga mencerminkan pentingnya membangun komunikasi lintas sektor. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antarlembaga, menjaga kondusivitas daerah, dan membuka ruang kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui kunjungan ini, KNPI Morowali bersama organisasi yang hadir menegaskan pentingnya silaturahmi dan koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah. Sinergi yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.


0 Comments